HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA SISWA KELAS XI MAN 1 BLITAR

MUNASIKAH, AFIFATUL (2026) HUBUNGAN KEBIASAAN KONSUMSI MINUMAN MANIS DENGAN KADAR GULA DARAH SEWAKTU PADA SISWA KELAS XI MAN 1 BLITAR. Other thesis, STIKes Patria Husada Blitar.

[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (130kB) | Request a copy
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (240kB) | Request a copy
[img] Text
MANUSKRIP_AFIFATUL.doc
Restricted to Repository staff only

Download (243kB) | Request a copy
[img] Text
MANUSKRIP_AFIFATUL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (350kB) | Request a copy
[img] Text
SKRIPSI AFIFATUL MUNASIKAH 2211005 (1).pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy
[img] Text
SKRIPSIII AFIFATUL MUNASIKAH 2211005.docx
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Kebiasaan konsumsi minuman manis pada remaja dapat meningkatkan kadar gula darah sewaktu dan menjadi salah satu faktor risiko gangguan metabolik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan kebiasaan konsumsi minuman manis dengan kadar gula darah sewaktu pada siswa kelas XI MAN 1 Blitar. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif analitik dengan desain cross sectional. Populasi penelitian berjumlah 394 siswa dengan sampel awal sebanyak 88 responden yang dipilih menggunakan teknik cluster random sampling. Sebanyak enam responden tidak dapat dianalisis karena lima responden tidak hadir saat pengambilan data dan satu responden memiliki data yang tidak lengkap, sehingga jumlah sampel yang dianalisis sebanyak 82 responden. Instrumen penelitian menggunakan Food Frequency Questionnaire (FFQ) dan glukometer Easy Touch kode strip 2356. Data dianalisis menggunakan uji Spearman Rank. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada kelompok yang sering mengonsumsi minuman manis, 30 responden (36,6%) memiliki kadar gula darah sewaktu normal dan 11 responden (13,4%) memiliki kadar gula darah sewaktu tinggi, sedangkan pada kelompok yang jarang mengonsumsi minuman manis, 40 responden (48,8%) memiliki kadar gula darah sewaktu normal, 1 responden (1,2%) memiliki kadar gula darah sewaktu rendah, dan tidak ditemukan kadar gula darah sewaktu tinggi. Hasil analisis statistik menunjukkan nilai p <0,001 (α <0,05) dengan koefisien korelasi (rₛ) = 0,404, yang menunjukkan hubungan signifikan dengan kekuatan sedang dan arah positif. Dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan signifikan antara kebiasaan konsumsi minuman manis dengan kadar gula darah sewaktu pada siswa kelas XI MAN 1 Blitar. Edukasi mengenai pembatasan konsumsi minuman manis perlu ditingkatkan sebagai upaya menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal dan mencegah gangguan metabolik pada remaja.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: Minuman, Gula Darah, Remaja, FFQ
Subjects: Nursing
Divisions: Faculty of Nursing > Thesis Nursing Students
Depositing User: FRISCO TALISTI
Date Deposited: 29 Jul 2026 04:06
Last Modified: 29 Jul 2026 04:06
URI: http://repository.phb.ac.id/id/eprint/1359

Actions (login required)

View Item View Item