HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) TUNAS HARAPAN 07 DESA MARGOMULYO

AMELINDA, SILVI NITYA (2026) HUBUNGAN KUALITAS TIDUR DENGAN FUNGSI KOGNITIF PADA LANSIA DI POSYANDU INTEGRASI LAYANAN PRIMER (ILP) TUNAS HARAPAN 07 DESA MARGOMULYO. Other thesis, STIKes Patria Husada Blitar.

[img] Text
MANUSKRIP_SILVI NITYA AMELINDA P.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (362kB) | Request a copy
[img] Text
MANUSKRIP_SILVI NITYA AMELINDA.docx
Restricted to Repository staff only

Download (109kB) | Request a copy
[img] Text
SKRIPSI SILVI NITYA AMELINDA FINAL P.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img] Text
SKRIPSI SILVI NITYA AMELINDA FINAL.docx
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Kualitas tidur merupakan kondisi tidur yang memberikan rasa segar setelah bangun dan ditandai dengan durasi serta efisiensi tidur yang baik. Pada lansia, proses penuaan menyebabkan perubahan pola tidur dan penurunan fungsi kognitif yang dapat memengaruhi kualitas hidup. Kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu pemulihan otak, perhatian, dan daya ingat sehingga meningkatkan risiko penurunan fungsi kognitif. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kualitas tidur dengan fungsi kognitif pada lansia di Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP) Tunas Harapan 7 Desa Margomulyo. Penelitian menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Populasi penelitian berjumlah 75 lansia, dengan sampel sebanyak 47 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) dan Mini Mental State Examination (MMSE), kemudian dianalisis menggunakan uji Spearman Rank dengan tingkat signifikansi α=0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 28 responden (59,6%) memiliki kualitas tidur baik dan 19 responden (40,4%) memiliki kualitas tidur buruk. Sebanyak 31 responden (66,0%) memiliki fungsi kognitif baik, 13 responden (27,7%) fungsi kognitif sedang, dan 3 responden (6,4%) fungsi kognitif buruk. Uji Spearman Rank menunjukkan nilai p=0,000 (p<0,05) dengan koefisien korelasi r=0,503, yang berarti terdapat hubungan signifikan dengan kekuatan sedang antara kualitas tidur dan fungsi kognitif. Semakin baik kualitas tidur lansia, semakin baik pula fungsi kognitifnya. Tenaga kesehatan diharapkan meningkatkan edukasi sleep hygiene, skrining gangguan tidur, dan pemantauan fungsi kognitif secara berkala.

Item Type: Thesis (Other)
Uncontrolled Keywords: fungsi, kognitif, kualitas, tidur, lansia
Subjects: Nursing
Divisions: Faculty of Nursing > Thesis Nursing Students
Depositing User: FRISCO TALISTI
Date Deposited: 29 Jul 2026 07:58
Last Modified: 29 Jul 2026 07:58
URI: http://repository.phb.ac.id/id/eprint/1364

Actions (login required)

View Item View Item