KHAIRUNISA, ARINA NADIA (2026) PENGARUH PEMBERIAN SEDIAAN KUNYIT (CURCUMA LONGA) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA SAYAT PADA MENCIT (MUS MUSCULUS). Other thesis, STIKes Patria Husada Blitar.
|
Text
Manuskrip-ARINA NADIA-2211011.doc Restricted to Repository staff only Download (332kB) | Request a copy |
|
|
Text
Manuskrip-ARINA NADIA-2211011.pdf Restricted to Repository staff only Download (386kB) | Request a copy |
|
|
Text
SKRIPSI-ARINA NADIA KHAIRUNISA-2211011.docx Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
SKRIPSI-ARINA NADIA KHAIRUNISA-2211011.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Luka sayat merupakan kerusakan jaringan yang sering terjadi dan dapat mengganggu integritas kulit. Proses penyembuhan luka dipengaruhi berbagai faktor, salah satunya adalah penggunaan bahan alami yang memiliki sifat anti-inflamasi, antibakteri, dan antioksidan. Kunyit (Curcuma longa) mengandung senyawa aktif kurkumin yang berpotensi mempercepat proses penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemberian sediaan kunyit terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus). Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan pretest-posttest control group design. Sampel berjumlah 14 ekor mencit jantan yang dibagi secara acak menjadi kelompok kontrol dan kelompok perlakuan, masing-masing tujuh ekor. Kelompok kontrol diberikan NaCl 0,9% sedangkan kelompok perlakuan diberikan sediaan kunyit sebanyak 2 gram dua kali sehari selama 3 hari. Pengamatan dilakukan menggunakan lembar observasi yang meliputi eritema, edema, scab, dan penutupan luka. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dan Mann-Whitney dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata skor kondisi luka sebelum perlakuan pada kedua kelompok adalah 13,00. Setelah perlakuan, rata-rata skor kondisi luka kelompok kontrol menurun menjadi 5,42, sedangkan kelompok perlakuan menurun menjadi 1,57. Uji Wilcoxon menunjukkan adanya perubahan kondisi luka yang signifikan pada kedua kelompok (p=0,014). Hasil uji Mann-Whitney U Test menunjukkan nilai p=0,001 (p<0,05), yang menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Nilai mean rank kelompok perlakuan sebesar 4,00 lebih rendah dibandingkan kelompok kontrol sebesar 11,00 yang menunjukkan bahwa penyembuhan luka pada kelompok perlakuan berlangsung lebih cepat dan lebih optimal. Sediaan kunyit (Curcuma longa) terbukti berpengaruh secara signifikan terhadap penyembuhan luka sayat pada mencit (Mus musculus) dibandingkan dengan NaCl 0,9%.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kunyit (Curcuma longa), Luka sayat, Penyembuhan Luka, Mencit (Mus musculus) |
| Subjects: | Nursing |
| Divisions: | Faculty of Nursing > Thesis Nursing Students |
| Depositing User: | FRISCO TALISTI |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 03:08 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 03:08 |
| URI: | http://repository.phb.ac.id/id/eprint/1350 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
