AZIZAH, LATIFATUL (2026) PENGARUH BERMAIN CLAY TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK USIA PRASEKOLAH 4-6 TAHUN DI RA PERWANIDA TEGALASRI. Other thesis, STIKes Patria Husada Blitar.
|
Text
Latifatul Azizah (2211034)_Skripsi.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
|
|
Text
Manuskrip_Latifatul A (2211034).pdf Restricted to Repository staff only Download (347kB) | Request a copy |
|
|
Text
MANUSKRIP_Latifatul Azizah.doc Restricted to Repository staff only Download (252kB) | Request a copy |
|
|
Text
Latifatul Azizah_Skripsi word.docx Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Perkembangan motorik halus merupakan salah satu aspek penting dalam tumbuh kembang anak usia prasekolah. Kemampuan ini berperan dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan kesiapan anak memasuki jenjang pendidikan. Salah satu bentuk stimulasi yang dapat diberikan adalah melalui kegiatan bermain clay. Aktivitas meremas, menekan, menggulung, membentuk, memotong, dan menempel clay dapat melatih koordinasi mata dan tangan serta meningkatkan kekuatan otot-otot halus anak. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh bermain clay terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-6 tahun di RA Perwanida Tegalasri. Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan One Group Pretest-Posttest Design. Populasi penelitian ini adalah seluruh anak usia prasekolah 4-6 tahun (48-72 bulan) di RA Perwanida Tegalasri sebanyak 32 anak. Teknik pengambilan sampel menggunakan total sampling, sehingga diperoleh sampel sebanyak 32 responden. Pengukuran perkembangan motorik halus dilakukan menggunakan Denver Developmental Screening Test II (Denver II) sebelum dan sesudah intervensi bermain clay. Intervensi dilakukan sebanyak tiga kali dalam satu minggu dengan durasi 60 menit setiap pertemuan. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test dengan Tingkat signifikan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan perkembangan motorik halus anak setelah diberikan intervensi bermain clay. Berdasarkan hasil uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p= 0,001, sehingga p < 0,05, yang menunjukkan terdapat pengaruh bermain clay terhadap perkembangan motorik halus anak usia prasekolah. Dapat disimpulkan bahwa bermain clay berpengaruh terhadap peningkatan perkembangan motorik halus anak usia prasekolah 4-6 tahun di RA Perwanida Tegalasri. Bermain clay dapat dijadikan sebagai salah satu bentuk stimulasi yang efektif untuk mendukung perkembangan motorik halus anak.
| Item Type: | Thesis (Other) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Bermain clay, motorik halus, anak prasekolah, Denver II. |
| Subjects: | Nursing |
| Divisions: | Faculty of Nursing > Thesis Nursing Students |
| Depositing User: | FRISCO TALISTI |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 04:00 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 04:00 |
| URI: | http://repository.phb.ac.id/id/eprint/1358 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
